Gairah Seks Wanita Berdasarkan Kening

Kening atau jidat seringkali dipakai untuk melihat sifat seseorang, khususnya laki-laki. Lelaki berjidat lebar sering dianggap sebagai hidung belang. Sayangnya, pengetahuan awam tentang bentuk jidat dan pengaruhnya terhadap sifat perempuan sangat minim.
Menurut pakar supranatural, organ tubuh pada seseorang bisa dipakai untuk melihat wataknya. Kuku, bentuk tubuh, bentuk mata, bentuk jari serta kening dapat dipakai sebagai pedoman untuk melihat watak dan kemampuan seksual seseorang. Bukan hanya pada lelaki saja, tetapi juga pada perempuan. Berikut ini ramalan para ahli terhadap sifat perempuan ditinjau dari keningnya:

Kening Sempit:
Perempuan yang memiliki kening seperti ini sangat cocok untuk mengelola keuangan. Pasalnya, mereka bisa hemat atau cenderung ke pelit. Cocok pula berprofesi sebagai pedagang karena kemampuan manajemen keuangannya. Sayang, mereka mudah putus asa bila menghadapi masalah yang sulit diselesaikan.
Dalam soal seks, mereka bisa memuaskan suami. Dalam pandangannya, seks adalah bentuk pengabdian terhadap suami. Oleh karena itu kadang-kadang mereka berpura-pura sekedar untuk menyenangkan pasangannya.

Kening Nonong:
Meski penampilan perempuan berdahi nonong kurang menarik, tetapi banyak lelaki yang senang bersistri perempuan tipe ini. Pasalnya, perempuan berdahi nonong membawa keberuntungan dan rela berkorban demi keluarga. Dalam urusan seks, perempuan seperti ini senang berlama-lama. Sering pula mengambil inisiatif gaya baru untuk memuaskan pasangan. Bila Anda beristrikan perempuan ini, pandai-pandailah memanjakan hasrat seksnya. Bila tidak, ia bisa menyeleweng kepada lelaki lain.

Kening Lebar:
Perempuan ini suka menolong dan ramah kepada orang lain. Kelemahannya, ia senang dipuji sehingga mudah ditaklukkan oleh lelaki yang suka memperhatikan dan memuji. Dalam kehidupan seksualnya, perempuan ini tergoong biasa-biasa saja. Lebih senang menunggu daripada berinisiatif. Namun bila hasratnya sudah membara, ia akan meminta kepada pasangan untuk melayani hasrat seksualnya.

Kening Lebar dan Mengkilap:
Perempuan seperti ini seorang yang ambisus dan matrialistik. Ia cenderung menghalalkan segala cara untuk mendapatkan karir dan materi. Ia pun mengandalkan pada logika dibanding perasaan. Dalam urusan seksual, ia tak tahan lama. Hasratnya mudah sekali terbakar, tetapi mudah pula mencapai titik klimaks. Yang harus Anda ingat, perempuan seperti ini sangat doyan pada hubungan seksual.

Kening Tanpa Kerutan:
Perempuan ini seorang yang penyabar dan suka mengalah. Bahkan cenderung seorang yang dependent (tergantung) pada pasangan. Oleh karena itu Anda harus sabar dan tegas dalam mendampingi perempuan semacam ini. Tetapi dalam urusan seksual, ia seorang yang romantis. Sehingga Anda perlu merayu dan memberikan sentuhan lembut untuk membangkitnya hasrat seksualnya. (ais/*)
Horoskop Jawa ( Pranata Mangsa )

Mangsa Kaso [23 Juni–2 Agustus]
Mangsa Karo [3 Agustus–25 Agustus]
Mangsa Katelu [26 Agustus – 18 September]
Mangsa Kapat [19 September – 13 Oktober]
Mangsa Kalima [14 Oktober – 9 Nopember]
Mangsa Kanem [10 Nopember – 22 Desember]
Mangsa Kapitu [23 Desember - 3 Pebruari]
Mangsa Kawolu [4/5 Pebruari - 1 Maret]
Mangsa Kasanga [2 Maret – 26 Maret]
Mangsa Kasadasa [27 Maret – 19 April]
Mangsa Desta [20 April – 12 Mei]
Mangsa Saddha [13 Mei – 22 Juni]

Bab Keilmuan - Ajian

Tafsir Mimpi

Temukan tafsir mimpi dengan mengklik tautan berikut ini sesuai dengan huruf depan topik mimpi Anda :
A B C D E F G H I J K L M N O P Q R S T U V W Y Z



Uncategorise

Tips Tradisional

Makna Tembang Macapat

Mijil
Maskumambang
Kinanthi
Sinom
Dhandanggulo
Asmaradana
Gambuh
Durma
Pangkur
Megatruh
Pocung
Wirangrong
Pungkasan


Cerita Wayang



Karakter Zodiak
Aquarius Aries Cancer Capricorn Gemini Leo Libra Pisces Sagitarius Scorpio Taurus Virgo

Tanaman Penangkal Radiasi Ghaib
Tebu Wulung Kemuning Jawa Pinang Merah Kaktus Mawar Pohon Tanjung Bambu Kuning Cocor Bebek Jambu Dersono Pohon Serut
Bab Pengasihan - Pelet

Petuah-Pitutur Jawa



Tahukah Anda

'Sura Dira Jayaning Kangrat,Sura Brasta Cekaping Olah Darmastuti'
2009 | Ilmu Warisan Leluhur | Powered by Blogger